Penyuluhan Penerapan Personal Protective Equipment (Alat Pelindung diri) kerja Permesinan Bengkel

Penulis

  • Zulkifli Syamsuddin
  • Zainal Yahya Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar
  • Hasan Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar
  • Hasnur Politeknik Ilmu Pelayaran Makassar

Kata Kunci:

Alat Pelindung Diri, Keselamatan Kerja, Bengkel, Sektor Informal, Pengabdian Masyarakat

Abstrak

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan Alat Pelindung Diri (APD) pada aktivitas kerja permesinan bengkel guna mendukung terciptanya budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di sektor informal. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Mei 2025 di Kelurahan Tubajeng, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, dengan melibatkan 20 peserta yang terdiri atas pekerja bengkel, juru las, teknisi otomotif, dan masyarakat yang terlibat dalam pekerjaan permesinan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan teoritis dan pelatihan praktis mengenai jenis, fungsi, serta cara penggunaan APD yang benar sesuai dengan risiko kerja yang dihadapi. Evaluasi kegiatan dilakukan melalui pre-test, post-test, observasi keterampilan, dan wawancara peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam penggunaan APD, yang ditunjukkan oleh peningkatan rata-rata nilai dari 55 pada pre-test menjadi 85 pada post-test. Selain itu, sebanyak 90% peserta mampu mengenali dan menggunakan APD secara tepat setelah mengikuti pelatihan. Kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif mengenai pentingnya keselamatan kerja serta munculnya inisiatif masyarakat untuk meningkatkan penerapan K3 di lingkungan kerja mereka. Dengan demikian, program pengabdian ini terbukti efektif dalam meningkatkan kesadaran dan kompetensi masyarakat terkait penggunaan APD serta berpotensi menjadi model edukasi keselamatan kerja yang dapat diterapkan pada sektor informal lainnya.

Referensi

Anjani dan Ismiyah. (2025). Analisis keselamatan dan kesehatan kerja (K3) menggunakan metode Job Safety Analysis (JSA) dan Hazard Identification, Risk Assessment & Risk Control (HIRARC) di bengkel fabrikasi PT ABC. INTECOMS: Journal of Information Technology and Computer Science.

Goetsch, D. L. (2011). Occupational Safety and Health for Technologists, Engineers, and Managers (7th ed.). New Jersey: Pearson Education.

Hidayat dan Wahyuni. (2025). Peningkatan kepatuhan penggunaan alat pelindung diri (APD) melalui edukasi berbasis komunitas pada pekerja industri batu bata di Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat IPTEKS, 3(1).

International Labour Organization. (2022). Occupational Safety and Health in the Informal Economy. Geneva: ILO Publications.

Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia. (2010). Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor PER.08/MEN/VII/2010 tentang Alat Pelindung Diri. Jakarta: Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia.

Manuaba, A. (2010). Pendekatan holistik ergonomi dalam mewujudkan tempat kerja yang sehat, aman, dan nyaman. Jurnal Teknik Industri, 12(1), 37–47.

Nugroho, R. A., & Wibowo, A. (2020). Analisis risiko keselamatan kerja di bengkel otomotif. Jurnal Teknik Mesin dan Industri, 5(1), 1–9.

Rafi'ah, Lestari, A., Maliga, I., Handayani, A. R., & Adekayanti, P. (2024). Sosialisasi kesehatan dan keselamatan kerja (K3) dan penggunaan alat pelindung diri (APD) pada sektor informal di Sumbawa. PADMA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 189–198.

Ridley, J., & Channing, J. (2008). Safety at Work (7th ed.). Oxford: Butterworth-Heinemann.

Suardi, M. (2021). Penerapan alat pelindung diri dalam meningkatkan keselamatan kerja pada pekerja bengkel las. Jurnal Keselamatan dan Kesehatan Kerja, 9(2), 55–62.

Suma’mur, P. K. (2009). Higiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja (Hiperkes). Jakarta: Sagung Seto.

Sutalaksana, I. Z., Ruhana, H. M., & Tjakraatmadja, J. H. (2006). Teknik Perancangan Sistem Kerja. Bandung: ITB Press.

Tahir dan Jariyanti. (2024). Implementasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3) sebagai upaya pencegahan kecelakaan kerja. Jurnal Masyarakat Mandiri, 8(1).

World Health Organization. (2020). Occupational Health: A Manual for Primary Health Care Workers. Geneva: World Health Organization.

Diterbitkan

2026-06-23

Cara Mengutip

Syamsuddin, Z. ., Zainal Yahya, Hasan, & Hasnur. (2026). Penyuluhan Penerapan Personal Protective Equipment (Alat Pelindung diri) kerja Permesinan Bengkel. NATEK: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(1). Diambil dari https://jurnal.pipmakassar.ac.id/index.php/jp/article/view/903

Terbitan

Bagian

Articles